Siamo Una Famiglia

Lazio Indonesia

Lazio Terkuat Pertama

Lazio klub berbasis di ibukota Italia ini memang baru 2 kali merebut Scudetto Serie A, namun tim ini ternyata sudah 6 kali merebut posisi Runner Up Liga Italia serta 6 kali pula merengkuh Piala Italia atau sering kita sebut dengan Coppa Italia. Bukti bahwa klub sepakbola ini sangat kompetitif di salah satu negara raksasa Sepakbola Dunia.

Bagi sebagian besar Laziale, tim terkuat sepanjang masa pastilah tim Double Winner Lazio musim 1999/2000 yang berhasil merengkuh Scudetto dan Coppa Italia kala itu. Atau bagi suka dengan cerita sejarah Lazio pasti akan menyebutkan tim terkuat Lazio yakni tim 1973/1974 dengan kapten Chinaglia-nya.

Tim terkuat Lazio di awal Serie A ialah Lazio musim 1936/1937. Tim dengan kapten dan bintangnya kala itu yakni Silvio Piola menjadi tim yang “hampir” juara di berbagai kompetisi kala itu. Tim tersebut pada musim tersebut menjadi Runner Up Serie A dan Runner Up Mid Europe Cup atau dikenal pula sebagai Copa Mitropa.

Tim yang dikomandoi oleh pelatih asal Hongaria, Joszef Viola mendominasi Serie A yang kala itu baru bergulir 7 musim dengan rekor fantastis. Lazio kala itu mengoleksi kemenangan terbanyak yaitu 17 kemenangan dan menbobol gawang paling banyak yakni 56 gol. Kemenangan kandang yang dipunyai Lazio juga termasuk banyak saat itu. Naas, Lazio tidak juara karena terlalu banyak kalah saat tandang yakni 8 kekalahan. Scudetto musim ini ialah Bologna yang mengoleksi poin 42 (Lazio 39 poin) dan hanya kalah 3 kali. Padahal Bologna hanya mampu menang 15 kali saja.

Lazio juga dimusim ini ikut dalam Mid Europe Cup atau Copa Mitropa, yakni kompetisi antar klub negara-negara di Eropa Tengah. Klub yang bermain berasal dari Austria, Cekoslovakia, Hongaria, Swiss, Yugoslavia, Rumania dan Italia. Lazio dibabak 16 besar mengalahkan Hongaria FC, lanjut Grasshoper Club Zurich di babak perempat final. Uniknya Lazio menang WO karena 2 tim lawannya didiskualifikasi (SK Admira dan Genoa). Namun lagi-lagi sayang, Lazio kalah di final melawan Ferencvaros,klub hebat Liga Hongaria. Lazio kalah kandang dan tandang saat itu. Jaman itu Hongaria menjadi salah poros kekuatan Eropa bahkan Dunia.

Di ajang Coppa Italia, Lazio kalah dibabak 32 besar oleh tim yang akhirnya menjadi juara, yakni Genoa. Walau Lazio tidak mendapatkan gelar juara bagi tim, namun Lazio berhasil mendapatkan prestasi individu yaitu gelar Cappocanieri Silvio Piola dengan torehan 21 gol. Di Copa Mitropa Piola mencetak 10 gol dan mendapatkan Silver Boots.

Musim ini memang bukan yang terbaik bagi Lazio, namun musim ini ialah musim yang tidak terlupakan bagi seluruh Laziale kala itu.

Penulis:
Berikan komentar