Nama Ciro Immobile menjadi salah satu kandidat penerima Golden Shoe setelah berhasil mengungguli poin milik Edison Cavani. Bagaimanakah peta persaingan dalam mendapatkan penghargaan bagi juru gedor di benua biru tersebut?

Kerberhasilan Immobile dalam mencetak 20 gol sejauh ini mengangkat dirinya menduduki peringkat pertama daftar calon penerima Golden Shoe. Dengan 20 golnya ini, poin yang dikumpulkan oleh Immobile mengungguli raihan Edison Cavani dengan selisih 2 poin.

Golden Shoe adalah penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di liga-liga benua Eropa. Penghargaan ini diadakan oleh European Sport Media (ESM) alias asosiasi media olahraga. Pemenang Golden Shoe ditentukan berdasarkan perolehan gol sepanjang kompetisi yang dikonversikan dalam bentuk poin.

Konversi jumlah gol ke dalam poin ditetapkan panitia berdasarkan koefisien peringkat liga versi UEFA. Liga Italia misalnya, yang berada di jajaran lima besar peringkat UEFA, dinilai 2 poin untuk setiap gol yang diciptakan. Berdasarkan ketentuan ini, Immobile yang mencetak 20 gol, memiliki 40 poin.

Aturan konversi ini menguntungkan Cavani yang menjadi penantang utama Immobile saat ini. Berlaga di Liga Perancis, setiap gol yang dicetak Cavani awalnya dihargai 1,5 poin, namun sekarang dengan masuknya Liga Perancis ke posisi lima UEFA, maka setiap golnya dihargai 2 poin, sehingga dengan 19 golnya, poin Cavani mengumpulkan 38 poin. Sementara itu, bagi Liga Portugal yang posisinya di lima besar diakuisisi Liga Perancis, poin bagi setiap gol yang dicetak pemain Benfica, Porto, Sporting Lisbon dan sebagainya menurun dari 2 poin menjadi 1,5 poin.

Berikut daftar perolehan poin sementara ESM Golden Shoe 2017: