Siamo Una Famiglia

Lazio Indonesia

Calenda: “Ada yang Salah dengan Cara Lazio Memperlakukan Keita.”

Genderang perang nampaknya kini telah secara resmi ditabuh oleh Roberto Calenda selaku agen dari Keita.  Sang agen membeberkan kepada Gazzetta mengenai permasalahan yang kini dialami oleh pemainnya tersebut di tim yang dipimpin oleh Lotito tersebut. Dalam wawancara eksklusif tersebut dia menyebutkan,  “Ada sesuatu yang salah di sini”.

Keita sendiri tidak bergabung dengan pemain lainnya dalam latihan di Formello kemarin.  Setelah pencoretan namanya pada laga Supercoppa melawan Juve,  kini pihak Keita melalui agennya menyatakan perang dengan Lazio.  Dari pihak Lazio menyatakan tidak bisa mentolerir apa yang dilakukan oleh pemain muda asal Senegal tersebut.  Melalui pengacara klub,  Gian Michele Gentile,  mengatakan akan ada tindakan tegas mengenai indisipliner yang dilakukan pemainnya tersebut.

Sementara itu melalui Gazzetta, Calenda mengucapkan permasalahan kliennya di klub.  Berikut wawancara lengkapnya :

Roberto Calenda,  kenapa Keita tidak ikut latihan di kamp Lazio hari ini (kemarin,  red.)?

“Karena dia sudah muak dengan semua yang dilakukan oleh klub,  dia sudah tidak bisa menahannya lagi.  Yang paling terakhir adalah sebuah tulisan yang menyerang dirinya di tembok Formello yang jelas-jelas disulut karena kesalah-pahaman akibat klub tidak bisa menyelesaikan masalah internalnya.”

Sebenarnya ada apa? Kenapa bisa terjadi perbedaan antara pemain dan klub?

“Keita datang ke Lazio sebagai seorang bocah.  Namun kini dia telah mencapai level pesepakbola dunia dengan komitmen,  kualitas,  dan efektivitas yang dia tunjukkan di tiap pertandingan. Dia telah membuktikan lebih dari pemain lain di semua pertandingan,  beberapa juga pertandingan yang penting.  Meskipun waktu bermain yang sedikit,  dia bisa mencetak 16 gol musim lalu. Sekarang dia berumur 22 tahun,  usia yang tepat dari seorang pesepakbola untuk memulai meraih buah kerja keras pertamanya dari talenta dan komitmennya.  Meskipun seperti itu,  Lazio tidak pernah membuktikan kalau mereka mempercayainya untuk menerima projek yang pantas untuknya.  Setelah periode bersama dengan Pioli,  dia menuntut untuk dilepas oleh klub. Namun klub menjanjikan satu tempat untuknya bersama Inzaghi dan sebuah kontrak top player. Tapi sampai sekarang tidak ada yang terjadi.  Tidak ada kontrak baru yang disodorkan untuk kami dari 2015-16 sampai 2016-17. Bersama Inzaghi dia diberi kepercayaan secara rutin hanya pada akhir-akhir kompetisi. Meskipun begitu,  dia telah membayarnya dengan 16 gol.  Nilai ekonomi yang dia dapatkan lebih rendah dari seorang penyerang manapun yang mendapatkan menit bermain lebih sedikit darinya pada 2017.”

Tapi apakah mungkin tidak ada tawaran kontrak nyata oleh Lazio selama ini?  Dialog seperti apa yang pernah Anda lakukan selama ini?

“Dapat dikatakan dialog dengan klub itu sulit.  Beberapa waktu yang lalu kami menulis untuk diadakan sebuah pertemuan,  tapi kami tidak mendapatkan balasan atau panggilan.  Ini adalah model hubungan yang belum pernah saya alami sebelumnya.  Saya bekerja sama dengan banyak tim di dunia,  dengan siapapun normal untuk kami bertemu dan berbicara secara langsung.  Hanya pada bulan Juni kami menerima email mengenai proposal perpanjangan secara tidak resmi.  Sementara itu Presiden Lotito berbicara mengenai transfer pemainnya,  dia mengevaluasi status Keita sebagai top player. Proposal pemberian gaji pada kontrak terdapat banyak perbedaan.  Itulah yang tidak kami sepakati.  Meskipun seperti itu,  Keita tetap berkata kepada presiden dan Inzaghi dia akan memberikan 100% kemampuannya untuk Lazio sampai dengan tenggat kontraknya.  Balasannya,  dia bahkan tidak dipanggil pada pertandingan penting pertama di musim ini, final Supercoppa.  Dia bahkan tidak berada pada bangku cadangan karena alasan taktik dari pelatih di pertandingan tersebut.  Pencoretan namanya menjadi sinyal yang sangat buruk bagi dirinya atas apa yang telah lakukan untuk Lazio.  Dia telah sangat siap untuk pertandingan tersebut.  Kini dia melawan dan klub harus membayar konsekuensinya.”

Artinya? Apa yang akan Anda lakukan?

“Lazio sudah jelas akan tetap melakukan strateginya.  Bagaimanapun juga Keita tidak akan pernah melawan keinginannya.  Tidak ada tekanan dalam bentuk apapun yang bisa ditoleransi.  Dan kami juga akan bertindak dengan jalur resmi melawan perbuatan yang tidak baik dilakukan oleh komisioner Lazio. Kami tidak akan menerima tawaran yang berlawanan dengan keinginan kami.  Klub tentunya berhak untuk bertindak sesuai dengan keinginan mereka, asalkan masih di tatanan hukum dan bahkan mereka anggap sesuai atas nama penegakan aturan dan sarana edukasi buat pemainnya.  Tapi hal tersebut akan menimbulkan konsekuensi.  Aturan pada sepakbola dan hukum telah jelas,  seorang pemain harus menghormati klub dan kontrak sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.  Memberikan kemampuan terbaik di lapangan dan latihan telah membuat Keita mendapat predikat sebagai top player musim lalu.  Jika klub ingin mengamankan performa pemain lebih lama lagi,  mereka harus memberikan penawaran perpanjangan secara berkala.  Dan yang lebih penting lagi,  harus menunjukan respek kepada pemain dan siapapun yang membantunya. “

Antara Milan,  Juve,  dan Inter.  Apa yang akan terjadi?

“Apakah Lazio mempertahankan Keita? Lakukan saja,  tapi hormati si pemain yang terikat kontrak sampai Juni.  Terlepas dari pernyataan di lingkungan Lazio,  klub belum pernah menghubungi kami untuk menjelaskan tentang rumor tawaran-tawaran klub lain,  yang mana bisa saja Keita tolak.  Kami belum pernah menerima dari Lazio tawaran transfer manapun.  Ketertarikan yang satu-satunya kami sadari adalah Milan.  Lotito telah berkata kepada kami untuk membuat kesepakatan dengan klub tersebut.  Kami tertarik untuk bergabung dengan Juventus (yang mana dipublikasikan juve telah memberikan penawaran kepada Lazio). Meskipun begitu Lazio tidak mengatakan apapun kepada kami dan tidak pernah menghubungi kami mengenai hal tersebut. Tentang apapun yang dikatakan di media.  Saya juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan kita semua bisa melihat bahwa dibalik konteks yang sulit dan sensitif  seperti suporter,  sebuah pernyataan yang tersebar dapat memengaruhi cara pandang mereka.  Hal tersebut dapat menciptakan konsekuensi yang berbahaya.  Hal tersebut telah terjadi dengan adanya coretan keliru dan vulgar yang ditunjukkan untuk Keita di depan tembok Formello.  Kesannya adalah Lazio mencari keuntungan dari pemain yang akan bebas di beberapa bulan nanti.  Jika mereka terus memperkeruh masalah,  mereka harus mencari cara untuk menjelaskan kepada suporter bagaimana melepas pemain bertalenta seperti Keita.”

Sumber: Gazzetta

About the author

Just another Lazio fans from Indonesia.

Berikan komentar